Wednesday, June 6, 2012

Komponen Rem Tromol Tipe Two Leading


Baiklah sekarang saya akan membahas komponen - komponen rem tromol yang digunakan pada tipe two leading. Rem tromol tipe ini adalah pengembangan dari rem tromol tipe Leading Trailing, dan seperti Anda ketahui juga bahwa rem tromol ada banyak sekali macam - macamnya. Bisa Anda baca juga mengenai macam - macam rem tromol pada postingan saya berikut ini di sini. Rem tromol tipe Two leading ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan  rem tromol tipe leading trailing, hanya ada sedikit perubahan dalam komponen - komponen rem tersebut. Untuk lebih jelasnya maka akan saya jelaskan komponen - komponen yang digunakan pada rem tromol tipe two leading di bawah ini . Dan anda bisa membandingkan sendiri rem tromol tipe two leading dengan rem tromol tipe leading trailing.


Komponen - komponen rem tromol tipe two leading adalah :
  • Backing plate ; adalah papan berupa plat yang menjadi landasan untuk menempatkan komponen - komponen rem tromol lainnya seperti kampas rem, wheel cylinder .
  • Wheel cylinder adalah komponen rem yang menjadi tempat bagi piston rem untuk melakukan penekanan terhadap kampas rem karena mendapatkan gaya pengereman dari minyak rem. Pada tipe two leading ini jumlah wheel cylindernya ada 2 buah, berbeda dengan tipe leading trailing yang hanya ada 1 wheel cylinder. Perbedaan yang kedua dari wheel cylinder tipe two leading ini memiliki satu piston pada masing - masing wheel cylindernya , sedangkan pada tipe leading trailing memiliki 2 piston pada satu wheel cylindernya. 
  • Kampas rem : kampas rem adalah bagian dari  komponen rem yang bergesekkan dengan tromol di saat pengereman dilakukan. Kampas rem dalam satu tromol ada dua buah, satu kampas rem bagian depan dan satu lagi kampas rem bagian belakang.
  • Tension spring adalah pegas yang berguna menjaga kedua kampas rem dalam tromol itu selalu dalam keadaan merapat ke piston rem dan penyetel kampas rem. Pegas ini juga berguna untuk membuat kampas rem tidak terus menggesek tromol di saat pengereman sudah tidak dilakukan kembali, dan sekaligus mengembalikan posisi kampas ke posisi semula di saat pengereman dihentikan.
  • Penyetel kampas rem adalah komponen rem tromol yang berguna mengatur jarak antara kampas rem dengan tromol. Penyetel kampas rem ini berupa baut yang dapat disetel , sehingga kampas rem mendekat atau menjauh dari tromol. Penyetel kampas rem ini dilakukan agar daya pengereman dari pedal tidak terlalu dalam , karenanya penyetelan jarak antara kampas rem dengan tromol harus dilakukan , sehingga di saat pengereman dilakukan kampas rem cepat bergesekkan dengan tromol rem. Untuk tipe leading trailing jumlah penyetel kampas rem ini hanya ada satu buah , sedangkan untuk tipe two leading , penyetel kampas rem ini ada 2 buah dalam satu tromol. Pada tipe two leading ini penyetel kampas rem ini dipasangkan pada wheel cylinder dengan ujung satunya dari penyetel kampas rem ini menyentuh kampas rem.
  • Tromol rem adalah komponen rem yang berhubungan dengan roda , tromol inilah yang akan mendapat gesekan dari kampas rem , sehingga putaran tromol dapat melambat. Tentu saja dengan melambatnya putaran tromol , maka putaran roda akan melambat juga.
  • Spring retainer adalah komponen rem tromol yang berguna untuk mengikat kampas rem ke backing plate. Spring retainer pada satu kampas rem berjumlah satu buah, namun ada juga yang berjumlah dua untuk satu kampas rem.
Dapat anda simak dari penjelasan saya di atas bahwa perbedaan yang dimiliki tipe two leading dengan tipe leading trailing tidaklah terlalu jauh berbeda. Namun sedikit perbedaan itu memiliki dampak yang cukup besar pada saat dilakukan pengereman . Pada saat kendaraaan berjalan maju , maka kedua kampas rem akan sangat pakem dalam melakukan pengereman , sementara pada saat kendaraan mundur kedua kampas rem tidak pakem dalam melakukan pengereman. Berbeda dengan tipe leading trailing yang mana di saat kendaraan maju , maka kampas rem bagian depan saja yang sangat pakem dalam melakukan pengereman , namun kampas bagian belakang kurang pakem dalam melakukan pengereman. Sedangkan di saat kendaraan berjalan mundur , maka kampas rem bagian belakang yang sangat pakem dalam melakukan pengereman sedangkan kampas bagian depan kurang pakem dalam melakukan pengereman.

Pastinya anda masih bingung dengan kelebihan atau perbedaan dari kemampuan pengereman dari kedua tipe rem tersebut , maka semuanya akan saya jawab dalam postingan saya berikutnya mengenai cara kerja dari masing tipe rem tromol. Tunggu saja postingan saya berikutnya mengenai cara kerja dari masing tipe rem tromol

Akhir kata saya ucapkan terima kasih , karena Anda sudah mau berkunjung ke blog saya. Kritik dan saran sangat saya harapkan dalam memperbaiki kualitas dari isi blog ini , dan semoga kita dapat saling terus mengembangkan dan saling mengisi kemampuan di bidang otomotif, demi perkembangan otomotif di tanah air kita ini.

3 comments: